Orang-Orang Majus: Hamba yang Menyembah
Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta
bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
Matius 2:11
Kisah natal yang pertama ternyata menghadirkan tokoh yang bukan dari kalangan bangsa Yahudi. Mereka adalah orang-orang majus yang disebutkan datang dari Timur ke Yerusalem. Siapakah mereka? Mereka adalah ahli perbintangan dari Persia, dan karena keahliannya itu maka mereka bisa mengetahui kalau ada sebuah bintang yang menunjukkan tempat dimana raja orang Yahudi baru saja dilahirkan.
Keinginan untuk bertemu dengan raja yang baru dilahirkan, membuat mereka rela melakukan perjalanan jauh mengikuti bintang itu, sampai akhirnya mereka bisa menemukan tempat dimana raja itu berada. Raja itu bukan mereka temukan di istana, tetapi di dalam rumah yang sederhana, di dalam keluarga yang biasa-biasa saja. Dan yang membuat kisah ini menjadi luar biasa adalah mereka yakin kalau anak itu adalah raja, sehingga mereka sujud menyembah-Nya dan memberikan persembahan bagi-Nya.
Bagaimana dengan kita? natal memang identik dengan bayi Yesus yang baru dilahirkan, bayi yang lemah dan tidak bisa apa-apa Tetapi jangan lupa, bayi itu adalah Allah sendiri yang mengambil wujud sebagai manusia untuk melakukan karya penebusan-Nya. Bayi itu adalah Tuhan yang layak untuk disembah oleh seluruh umat manusia. Bayi itu adalah raja di atas segala raja. Biarlah di hari natal ini, kita bisa seperti orang-orang majus, kita datang menyembah Yesus yang baru lahir itu dan memberikan hidup kita sebagai persembahan bagi-Nya.
December 29th, 2008 at 6:28 am
yups!!! bayi yang masih suci itu adalah penebus dosa manusia… agree!!!!!!!