Maria: Hamba yang Berserah
Rangkaian kisah natal dimulai dengan kisah kedatangan malaikat Gabriel menemui Maria. Kedatangan malaikat Gabriel pasti membuat Maria sangat terkejut, belum lagi ditambah dengan pesan yang lebih mengejutkan yaitu ia akan mengandung dan melahirkan seorang anak.
Sekarang kita berandai-andai, seandainya ada malaikat yang datang kepada kita dan mengatakan hal yang sama, kira-kira bagaimana reaksi kita? mungkin kita akan protes dan menolak apa yang dikatakan malaikat, karena mana mungkin orang yang belum menikah bisa mengandung dan melahirkan seorang anak.
Maria bukan seperti kita yang hanya berandai-andai saja, tetapi ia sungguh-sungguh mengalami hal ini. Sebagai manusia biasa, Maria memang sempat bingung dan bertanya kepada malaikat, tetapi dia tidak melakukan protes atau menolak.
Maria memberikan respon yang luar biasa, ia mengatakan:
Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.”
Maria berserah kepada kehendak Tuhan meskipun baginya hal itu tidak masuk akal, kenapa ia bisa sungguh-sungguh berserah kepada Tuhan? Jawabannya adalah karena dia sadar bahwa dia hanyalah seorang hamba Tuhan, hamba yang tidak mempunyai hak atas hidupnya sendiri.
Kitapun sama seperti Maria, kita adalah hamba-hamba Tuhan yang tidak punya hak atas hidup kita sendiri, dan Tuhanlah tuan yang memliki hidup kita. Karena itu biarkan Tuhan sang pemilik hidup kita, memakai kita menjadi alatnya dan kita hanya berserah kepada kehendak-Nya.
December 27th, 2008 at 10:49 pm
thanks vy…
means a lot to me..