Gembala: Hamba yang Memuji
Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.
Lukas 2:20
“Hari ini telah lahir bagimu Juru selamat, yaitu Kristus, Tuhan di kota Daud,” Orang yang pertama kali mendengarkan berita sukacita tentang kelahiran sang Juru Selamat ini bukanlah seorang raja, pejabat, ahli taurat atau orang terpandang lainnya, tetapi berita ini diberikan kepada para gembala yang sedang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Berita natal diberikan kepada orang-orang yang sederhana, yang terpinggirkan, yang waktunya dihabiskan di padang menggembalakan ternak sehingga tidak mempunyai banyak waktu untuk mempelari taurat dan nubuatan-nubuatan para nabi mengenai kedatangan Mesias yang dijanjikan itu.
Yang membuat kisah natal ini menjadi indah adalah respon para gembala setelah mendengar berita natal itu. Di tengah kesederhanaannya, para gembala tidak meragukan ataupun berdebat mengenai kebenaran berita malaikat itu, tetapi mereka langsung berangkat menjumpai Maria, Yusuf dan bayi itu, dan kemudian membagikan sukacita itu kepada semua orang. Merekapun memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka lihat dan dengar itu.
Saat ini kita juga sudah mendengar berita sukacita tentang kelahiran sang Juru Selamat, Apakah kita sudah meresponinya dengan tulus dan tidak meragukannya? Apakah kita sudah datang untuk menyambut Yesus? Apakah kita sudah memuji dan memuliakan Allah untuk karya-Nya ini? Biarlah kita menyambut natal tahun ini dengan memiliki hati seperti para gembala, hati yang tulus untuk selalu memuji dan memuliakan Allah.